Meluruskan mitos diabetes. Seringkali ditemukan beberapa mitos yang salah tentang diabetes dalam masyarakat. Kesalahan itu justru bisa menjerumuskan dalam keadaan yang berbahaya. Berikut adalah beberapa mitos salah tentang diabetes serta alasannya yang perlu kita ketahui:
1. Mengonsumsi
terlalu banyak gula dapat menyebabkan diabetes.
Terlalu banyak mengonsumsi gula
tidak secara otomatis menyebabkan diabetes, sehingga menganggap bahwa gula
adalah penyebab diabetes adalah pandangan yang keliru. Diabetes dimulai ketika
kemampuan tubuh untuk memproses makanan menjadi glukosa yang dibutuhkan sel
tubuh terganggu. Gangguan tersebut sebenarnya dipengaruhi oleh hormon insulin
yang diproduksi dalam pankreas. Insulin membantu sel dalam tubuh untuk
menggunakan glukosa menjadi bahan bakar. Hal itu merupakan tipe diabetes yang
paling umum dan penyebabnya. Diabetes tipe-1 muncul ketika pankreas tidak dapat
memproduksi insulin. Tanpa insulin, gula yang dikonsumsi akan terkumpul di
aliran darah. Orang yang terkena diabetes tipe-1 harus mendapatkan insulin agar
gula dapat masuk ke dalam sel. Sementara itu diabetes tipe-2 muncul ketika
insulin tidak berfungsi sebagaimana seharusnya atau biasa disebut resistensi
insulin atau jika pankreas tidak memproduksi cukup insulin. Orang yang
kelebihan berat badan cenderung mengalami hal tersebut. Kejadian itu dapat
terjadi pada orang dengan usia berapa saja.
2. Jika dokter mengatakan bahwa Anda memiliki garis batas diabetes,
maka tidak perlu khawatir.
Bagi sebagian besar orang,
perbatasan dipandang berarti mereka tidak memiliki diabetes sehingga tidak
perlu mengontrol apa pun. Jika Anda terkena penyakit diabetes, maka terima kenyataan bahwa Anda
memang mengidapnya. Diabet harus diobati dan dianggap serius. Jika Anda
mengalami pradiabetes, yaitu ketika kadar gula darah tinggi namun belum sampai
tingkat diabetes, maka sebaiknya Anda menyikapinya dengan serius.
3. Jika saya tidak perlu minum obat diabetes, berarti diabetes saya
tidak serius.
Perlu diketahui bahwa tidak semua
penderita diabetes membutuhkan obat. Jika tubuh memproduksi sebagian kecil
insulin, menurunkan berat badan, menerapkan pola makan sehat, dan berolahraga
secara teratur, maka insulin akan bekerja lebih efektif. Namun diabetes
senantiasa berubah seiring dengan berjalannya waktu dan bisa saja bantuan obat diperlukan
nantinya.
4. Sebelumnya saya tidak mengonsumsi obat diabetes, namun sekarang
dokter telah meminta saya untuk makan obat atau memperoleh insulin tambahan.
Artinya, saya telah melakukan sesuatu yang salah atau saya telah gagal.
Seperti yang telah disebutkan
diatas, diabetes berubah seiring dengan berjalannya waktu. Sesuatu yang berhasil saat ini, belum tentu
akan berhasil di masa datang karena diabetes adalah penyakit yang berkembang
terns menerus. Tujuan yang paling penting bagi penderita diabetes adalah tetap
menjaga kadar gula darah mendekati normal agar tubuh terasa sehat dan
menghindari komplikasi diabetes pada jangka panjang.
5. Insulin bisa menambah berat badan dan menyebabkan obesitas yang
tidak baik, sebaiknya Anda menghindari insulin.
Dua penelitian yang dilakukan
United Kingdom Prospective Study (UKPDS) dan Diabetes Control and Complications
Trial (DCCT) dan secara khusus mengobservasi serta mempelajari manajemen
diabetes menunjukkan manfaat dari pengaturan glukosa dengan insulin yang
nyatanya tidak menambah berat badan.
6. Cara terbaik untuk mengetahui
kadar gula darah adalah suasana perasaan Anda hari ini.
sebagian orang memiliki gejala
ketika kadang gula darah terlalu rendah atau tinggi, sementara yang lainnya
tidak. Karena gejala-gejala kadar gula darah tinggi dan rendah hampir serupa,
sangat sulit mengetahui arti dari gejala yang Anda rasakan. Satu-satunya cara
untuk mengetahuinya adalah mengecek kadar gula darah seperti biasa.
7. Jika kadar gula darah saya tidak melebihi angka 180 mg/dI,
tentunya normal untuk saya sebagai penderita diabetes.
Tidak! Kadar gula darah pars penderita diabetes
memang tidak sama dengan kadar gula darah orang normal. Namun, meskipun kadar
glukosa tinggi, bukan berarti ukuran tersebut baik. Kadar gula yang berlebihan
dari yang direkomendasikan dapat mengakibatkan kerusakan berbagai organ dan
sistem dalam tubuh Anda.
8. Diabetes tipe-2 tidaklah serius.
Mitos itu sangat berbahaya karena
orang yang mempercayai hal itu bisa saja tidak menganggap penyakit ini serius.
Semua tipe diabetes sangat serius dan harus ditangani dengan serius juga.
9. Ada alat pengukur kadar gula darah yang tidak mengharuskan saya
untuk mengeluarkan darah.
Setiap pengukur gula darah
membutuhkan tetesan darah untuk mendapat hasilnya. Ada berbagai jenis pengukur
gula darah yang memungkinkan Anda mengambil darah dari telapak tangan atau
jari. Perlu diingat, Anda harus mengeluarkan darah untuk memperoleh tetesan
darah yang diperlukan.
10. Komplikasi diabetes tidak dapat dihindari, jadi mengapa harus
memperhatikan penyakit diabetes yang saya alami.
Komplikasi diabetes dapat dihindari. Studi yang
dilakukan oleh UKPDS dan DCCT menunjukkan bahwa komplikasi dapat dihambat dan
dicegah dengan kontrol gula darah. Diabetes adalah penyakit serius, umum, dan
berbiaya mahal namun dapat dikontrol. Banyak orang yang mengalami diabetes
dapat menjalani hidup normal serta mencegah komplikasi tambahan lainnya.
